PENGGUNAAN MEDIA PETA PIKIRAN UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
摘要
Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajarbahasa Indonesia padaaspekketerampilanmenulis. Untukmengatasipermasalahantersebut, penulismenggunakan media petapikiranpada proses pembelajaranbahasa Indonesia. Penelitian yang dilaksanakanadalahPenelitianTindakankelasmelalui 4 tahapan, yaituperencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi, danrefleksimenggunakandaur/siklusdengan 2 kali pertemuansetiapsiklusselama3(tiga)bulandaribulanAprils.dJuni2018.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA ASMA Negeri 2 Bengkalis Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 38 orang.HasilpenelitianmenunjukkanterjadipeningkatanpadahasilbelajarsiswaKetuntasan klasikal pada siklus I hanya 87%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, ketuntasan klasikal meningkat menjadi 92%. Peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 5%.Berdasarkanhasilpenelitiantersebut, disarankankepada guru bahasa Indonesia khususnyauntukmenggunakan media petapikiran agar hasilbelajarmatapelajaranbahasa Indonesia meningkat.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
参考
Akhadiah, dkk,. 1991. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
AR, Syamsuddin. 2006. Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Dalyono. 1997. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Dawud, dkk. 2004. Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas XI. Malang: Erlangga
Depdikbud. 1995. Sistem Penilaian Pembelajaran. Jakarta. Depdikbud.
Depdiknas. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
-------------. 2004. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdiknas.
DePorter, Bobbi dan Mack Hernacki. 2001. Quantum Learning. Bandung: Kaifa.
Dhieni, Nurbiana, dkk., 2005. Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.
Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Strategi Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Dryden, Gordon dan Jeannette Vos. Revolusi Cara Belajar (The Learning Revolution). Bandung: Kaifa.
Eti, Nunung Yuli, dkk. 2005. Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 2. Klaten: Intan Pariwara.
Fachrudin, A.E. 1988. Dasar-DasarKeterampilanMenulis.Jakarta : Depdikbud.
Hamalik, Oemar. 2003. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hudojo, Herman. 1990. Pengembangan Kurikulum. Surabaya: Usaha Nasional.
Iskandarwassid dan Dadang Sunendar. 2008. Straregi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Keraf, Gorys. 1980. Komposisi. Jakarta: Nusa Indah.
Kunandar. 2007. Guru Profesional. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Mulyasa, E. 2006. Kurikulum yang Disempurnakan. Bandung: RemajaRosdaKarya.
Purwanto, Ngalim. 2007. Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya.
Sadiman, R., Haryono. 1990. Media Pendidikan: Pengertian, PengembangandanPemanfaatannya. Jakarta: Rajawali.
Sardiman. 2004. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Slameto. 2003. BelajardanFaktor-Faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: RinekaCipta
Syafi’i, Imam. 1993. Terampil Berbahasa Indonesia 1 (Petunjuk Guru Bahasa Indonesia). Jakarta:Depdikbud.
Sudjana, Nana. 1990. PenilaianHasilProsesBelajarMengajar. Bandung:SinarBaruAlgensindo.
------------------.2000. Dasar-DasarProsesBelajarMengajar. Bandung: SinarBaruAlgesindo.
Sutama, I Made. 1998. PemanduanPendekatanKonteks, Proses, dan Pola dalamMeningkatkanMutuPembelajaranMenulis (HasilPenelitian). Singaraja: STKIP.
Syah, Muhibbin. 2002. PsikologiPendidikan. Bandung: RemajaRosdakarya.
Tarigan, H.G. 1981. MenulisSebagaiSuatuKeterampilanBerbahasa. Bandung:Angkasa.
Wibowo, Wahyu. 2001. Manajemen Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Winkel, W.S. 2008 . Psikologi Pengajaran. Jakarta: Gramedia.
Wycoff, Joyce. 2002. Menjadi Superkreatif dengan Pemetaan Pikiran. Bandung: Kaifa
Zuchdi, Darmiyati. 1997. Pembelajaran Menulis dengan Pendekatan Proses. Yogyakarta. FPBS IKIP Yogyakarta.













