Peningkatan keterampilan mendengarkan berita menggunakan media berbasis visual pada siswa kelas VII 2 SMP Negeri 3 Mandau

Hauptsächlicher Artikelinhalt

Desfianti

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan
keterampilan mendengarkan berita menggunakan media berbasis audio visual
pada siswa kelas VII 2 SMP Negeri 3 Mandau semester 1 tahun pelajaran
2009/2010. Mengetahui minat belajar mendengarkan berita siswa dengan
menggunakan media berbasis audio visual.Mengetahui tingkat keaktifan siswa
mendengarkan berita dengan menggunakan media berbasis audio
visual.Mengetahui suasana belajar dengan menggunakan media berbasis audio
visual.Mengetahui efektivitas media berbasis audio visual.Mengetahui tingkat
keberhasilan belajar mendengarkan berita melalui media berbasis audio
visual.Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah siswa kelas VII 2 SMP
Negeri 3 Mandau semester 1 tahun pelajaran 2009/2010 yang berjumlah 42
orang.Teknik pembelajaran adalah dengan menggunakan media berbasis audio
visual. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data pretes, data hasil
belajar, dan data proses belajar mengajar. Analisis data yang penulis gunakan
adalah ketuntasan belajar atau presentase ketuntasan.Hasil penelitian
menunjukkan adanya peningkatan rerata hasil belajar.Pada siklus I ketuntasan
belajar siswa, baik ketuntasan individu mengalami peningkatan cukup signifikan.
Dari 42 siswa yang mengikuti evaluasi terdapat 23 (54,76%) siswa yang tuntas
dan 19 (45,24%) siswa yang tidak tuntas. Selanjutnya setelah dilakukan perbaikan
pada siklus II terdapat sebanyak 30 (71,43%) siswa yang tuntas dan 12 (28,57%)
siswa yang tidak tuntas, mengalami peningkatan ketuntasan sebesar
(16,67%).Selanjutnya setelah dilakukan lagi perbaikan pada siklus III terdapat
sebanyak 39 (92,86%) siswa yang tuntas dan hanya 3 (7,14%) siswa yang tidak
tuntas, mengalami peningkatan ketuntasan sebesar (21,43%). Ketuntasan klasikal
pada siklus I hanya (68,69%), setelah dilakukan perbaikan pada siklus II,
ketuntasan klasikal siswa meningkat lagi menjadi (74,52%), meningkat sebesar
(5,83%). setelah dilakukanlagi perbaikan pada siklus III, ketuntasan klasikal siswa
meningkat lagi menjadi (81,04%), meningkat sebesar (6,52%).
Dengan demikian menggunakan media berbasis audio visual dapat
meningkatkan keterampilan mendengarkan berita Pada Siswa Kelas VII 2 SMP
Negeri 3 Mandau Semester 1 Tahun Pelajaran 2009/2010.

Artikel-Details

Zitationsvorschlag
Desfianti. (2020). Peningkatan keterampilan mendengarkan berita menggunakan media berbasis visual pada siswa kelas VII 2 SMP Negeri 3 Mandau . Jurnal Junjungan Pendidikan: Intelektual Dan Edukatif, 3(1), 133-154. Abgerufen von https://www.jurnaljunjunganpendidikan.com.alumnipbiuinsuska.org/index.php/jp/article/view/20
Rubrik
Articles

Literaturhinweise

Arsyad, Azhar. (2006). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Depdikbud. 1999. Penelitian Tindak Kelas. Jakarta: Depdikbud.

Depdiknas. (2004). Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: Depdiknas.

Faizah, Hasnah. (2009). Menulis Karangan Ilmiah. Pekanbaru: Cendikia Insani.

Hamdy, M. F. (2017). The Effect of Using Digital Storytelling on Students’ Reading Comprehension and Listening Comprehension. Journal of English and Arabic Language Teaching, 8(2), 112-123.

Hurlock, B. Elizabeth. Edisi kelima. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Kunandar. (2007). Guru Profesional. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Jalil, Abdul dan Elmustian. (2006). Pendidikan Bahasa di Kelas-Kelas Rendah Sekolah Dasar. FKIP-UNRI : Unri Press Pekanbaru.

Sudjana. (1990). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung:Remaja Rodakarya. Syah, Muhibbin. (2002). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Depdikbud.

Tarigan, H.G, Tarigan, Jago. (1990). Metodologi Pengajaran Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.